Pemkot Jambi Gelar Malam Anugerah Pajak 2024, Wali Kota Maulana Apresiasi Wajib Pajak Teladan

Jambi, Pemerintah Kota Jambi kembali menggelar agenda tahunan Malam Anugerah Pajak sebagai bentuk apresiasi kepada para wajib pajak yang taat serta berkontribusi nyata dalam peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Acara prestisius yang dilaksanakan di salah satu hotel terkemuka di Kota Jambi pada Jumat malam (16/5/2025) itu, dihadiri langsung oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., beserta jajaran Forkopimda dan stakeholder strategis lainnya.

Malam Anugerah Pajak yang dipersembahkan Pemkot Jambi melalui Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) ini diwarnai berbagai kegiatan penting, mulai dari penyerahan Tax Achievement Award, pengundian hadiah bagi wajib pajak, hingga peluncuran layanan digital terbaru bertajuk KRING KOJA-layanan informasi dan pengaduan terpadu yang mengintegrasikan seluruh kanal pajak daerah, termasuk media sosial dan website.

Bacaan Lainnya

Wali Kota Maulana dalam sambutannya, menegaskan pentingnya peran pajak dalam mendukung pembiayaan pembangunan. Ia juga memaparkan enam strategi sumber pembiayaan pembangunan yang tengah dijalankan, yakni: optimalisasi PAD, efektivitas pemanfaatan APBN dan APBD Provinsi, penguatan aset dan BUMD, pemanfaatan hibah dan CSR, serta kerja sama antar daerah dan skema KPBU.

“Pemberian penghargaan kepada Wajib Pajak malam ini adalah wujud terima kasih Pemerintah atas kontribusi yang telah diberikan. Karena sangat penting untuk memacu para Wajib Pajak lainnya sekaligus menjadi panutan serta motivasi semua pihak untuk mendapatkan penghargaan serupa pada tahun yang akan datang,” tekannya.

Maulana menjelaskan dari evaluasi di tahun 2025, PAD kota Jambi sudah mengalami peningkatan jika dibandingkan tahun lalu, yang disumbangkan dari sektor BPHTB dengan performa layanan baru yang cepat, mudah dan dengan berdasarkan nilai transaksi.

“Hingga Mei 2025 ini, PAD kita sudah masuk sebesar 151 miliyar, ini meningkat 51% dari tahun 2024 lalu di bulan yang sama, dan juga didukung dari sektor Opsen Pajak yang tahun ini telah dikelola Pemerintah Kota Jambi sejauh ini sudah masuk sebanyak Rp42 miliyar,” jelasnya.

“Ini belum masuk dari sektor PBB, yang kita targetkan sebesar Rp32 miliyar dari 170.000 bangunan rumah di kota Jambi. Namun masih ada potensi 80.000 lagi, dan ini kita akan kita kerja samakan dengan Kantor Pertanahan untuk memvalidasi datanya,” imbuhnya.

Wali Kota juga menekankan bahwa pelayanan publik termasuk urusan pajak, harus mengedepankan keramahan, keterbukaan, dan akuntabilitas.

“Petugas pajak akan dilatih melayani setara frontliner perbankan. Karena jika masyarakat bahagia saat dilayani, maka mereka akan lebih taat pajak. Ini sejalan dengan visi kita, “Kota Jambi Bahagia,” ucapnya

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *