TERANEW.id_OKU peristiwa tragis mengguncang wilayah Kota Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), setelah seorang debt collector eksternal bernama Amriadi (53) tewas akibat penusukan saat menjalankan tugas penarikan kendaraan, Senin (30/3/2026) malam.
Insiden berdarah itu terjadi sekitar pukul 19.45 WIB di kawasan Kelurahan Sukaraya. Saat itu, korban yang merupakan petugas penagihan dari perusahaan pembiayaan mendatangi pelaku, Angga (32), untuk menarik mobil yang dikuasainya. Namun situasi memanas ketika keduanya terlibat cekcok hebat.
Perdebatan yang tak kunjung reda berubah menjadi aksi kekerasan. Dalam kondisi terdesak, pelaku diduga mengambil sebilah pisau dan menikam bagian perut korban. Usai melakukan aksinya, pelaku langsung melarikan diri dari lokasi kejadian.
Korban yang mengalami luka serius sempat dilarikan ke RSUD Ibnu Sutowo Baturaja untuk mendapatkan perawatan intensif. Namun nahas, setelah berjuang beberapa hari, Amriadi akhirnya menghembuskan napas terakhir pada Rabu (1/4/2026) sekitar pukul 23.00 WIB.
Setelah sempat buron, pelaku akhirnya menyerahkan diri ke Polres OKU pada Jumat (3/4/2026) sekitar pukul 16.30 WIB, didampingi pihak keluarga. Saat ini, pelaku telah diamankan dan menjalani proses hukum lebih lanjut.
Kasus ini menjadi peringatan keras atas potensi konflik dalam praktik penarikan kendaraan di lapangan yang kerap memicu ketegangan antara pihak debt collector dan debitur.
Himbauan untuk Debt Collector:
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi seluruh debt collector agar selalu mengedepankan pendekatan persuasif, humanis, dan sesuai prosedur hukum dalam menjalankan tugas. Hindari tindakan provokatif dan utamakan koordinasi dengan aparat berwenang saat menghadapi situasi berisiko tinggi.
Keselamatan jiwa harus menjadi prioritas utama dibandingkan penarikan aset.
Profesionalisme dan kepatuhan terhadap aturan bukan hanya melindungi pekerjaan, tetapi juga nyawa.
Herlan gondrong






