TERANEW.id_Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) menunjukkan langkah progresif dan berani dalam menjawab krisis tenaga medis nasional. Melalui sosialisasi program beasiswa kedokteran bagi anak kurang mampu, Bupati Teddy Meilwansyah menegaskan komitmen daerah dalam mendukung instruksi Presiden RI Prabowo Subianto terkait percepatan pemenuhan tenaga dokter di Indonesia.
Kegiatan yang digelar pada April 2026 ini menyasar langsung sekolah-sekolah tingkat SMA/sederajat se-OKU, dengan melibatkan kepala sekolah dan OPD terkait. Momentum ini dinilai strategis, mengingat proses seleksi masuk perguruan tinggi akan segera berlangsung pada Juni mendatang.
Program ini bukan sekadar bantuan pendidikan biasa. Di baliknya, tersimpan misi besar: memutus rantai keterbatasan ekonomi yang selama ini menghalangi anak-anak berprestasi untuk menembus bangku kedokteran. Lebih dari itu, Pemkab OKU juga menargetkan lahirnya dokter-dokter asli daerah yang siap kembali dan mengabdi, menutup celah kekurangan tenaga medis yang masih menjadi persoalan serius.
Dalam pelaksanaannya, program ini dirancang dengan mekanisme ketat dan transparan. Sekolah diberi peran aktif dalam menjaring calon peserta terbaik, yang kemudian diusulkan ke Bagian Kesra untuk melalui proses seleksi tanpa kompromi terhadap praktik KKN. Dari proses ini, akan ditetapkan sekitar 20 peserta terpilih yang berhak menerima beasiswa penuh.
Menariknya, program ini juga diperkuat melalui kerja sama pendidikan dengan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, termasuk pembinaan awal bagi mahasiswa agar siap menghadapi tantangan dunia kedokteran.
Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa OKU tidak sekadar mengikuti arahan pusat, tetapi berani mengambil peran nyata dalam membangun masa depan kesehatan bangsa—dimulai dari anak-anak daerahnya sendiri.
Herlan gondrong
















