Wakil Ketua I DPRD Provinsi Jambi, Ivan Wirata turun langsung ke lapangan guna menyerap aspirasi para pengusaha oto bus dan travel di wilayah Simpang Rimbo, Kota Jambi, Selasa (18/3).
Kunjungan tersebut dilakukan dengan mendatangi dua loket angkutan yang melayani rute antar kota. Ivan Wirata sempat dialog dengan pengurus loket, Arif.
Arif mengatakan, saat ini terjadi penyesuaian tarif sebesar Rp 50 ribu dari harga normal Rp 75 ribu. Namun demikian, kenaikan tersebut dinilai masih wajar dan tidak tergolong tinggi, bahkan disebut sama seperti tahun sebelumnya.
“Kalau soal tarif, tidak terlalu jadi masalah. Kenaikan ini masih dalam batas normal dan tidak jauh berbeda dari tahun lalu,” ungkap Arif pengurus loket.
Meski demikian, persoalan utama justru bukan pada tarif, melainkan molornya jadwal keberangkatan yang dikeluhkan para penumpang. Salah satu penumpang, Aisyah, mengaku kecewa karena keberangkatan yang dijanjikan pukul 07.00 WIB harus tertunda hingga pukul 09.00 WIB.
“Kami dijanjikan berangkat jam tujuh pagi, tapi sampai jam sembilan baru jalan. Ini tentu sangat mengganggu, apalagi bagi penumpang yang punya keperluan mendesak,” ujarnya.
Mendengar langsung keluhan tersebut, Ivan Wirata menegaskan bahwa persoalan distribusi bahan bakar harus menjadi perhatian serius pemerintah dan instansi terkait, terutama menjelang arus mudik.
“Ini harus menjadi perhatian bersama. Jangan sampai persoalan BBM menghambat pelayanan kepada masyarakat. Semua harus diantisipasi agar arus mudik berjalan lancar tanpa keluhan berarti,” tegasnya. (*)
















