Baturaja – Menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi yang berdekatan dengan Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948, Bupati Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) menerbitkan Surat Edaran Nomor: 100/46/2026 tentang imbauan menjaga ketertiban, toleransi, dan kerukunan antar umat beragama.
Dalam surat edaran yang ditandatangani Bupati OKU, Teddy Meilwansyah pada 16 Maret 2026 di Baturaja tersebut, pemerintah daerah mengajak seluruh perangkat daerah, pemerintah desa, BUMD, serta masyarakat untuk bersama-sama menciptakan suasana yang aman, tertib, dan kondusif selama perayaan hari besar keagamaan.
Melalui edaran tersebut, pemerintah menekankan agar seluruh kegiatan perayaan dilaksanakan dengan penuh khidmat, tetap menjunjung tinggi nilai keagamaan, kebersamaan, kepedulian sosial, serta menjaga tali silaturahmi antar masyarakat.
Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk menjaga sikap saling menghormati, mengingat perayaan Idul Fitri yang waktunya berdekatan dengan Hari Raya Nyepi berpotensi menimbulkan perbedaan aktivitas keagamaan. Oleh karena itu, sikap toleransi dan saling menghargai antar umat beragama menjadi hal penting untuk menjaga keharmonisan di tengah masyarakat.
Dalam poin lain, pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, baik di tempat ibadah, rumah tinggal maupun fasilitas umum. Warga juga diminta tidak melakukan pembelian bahan pokok secara berlebihan, karena pemerintah memastikan ketersediaan kebutuhan pokok tetap aman dan mencukupi.
Bagi umat Muslim, pemerintah juga mengingatkan agar menunaikan zakat fitrah melalui lembaga resmi seperti BAZNAS atau Unit Pengumpul Zakat (UPZ) setempat agar penyalurannya tepat sasaran. Sementara bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik, diminta untuk tetap memperhatikan keamanan rumah yang ditinggalkan serta melaporkannya kepada Ketua RT setempat.
Pemerintah Kabupaten OKU berharap melalui surat edaran ini, seluruh masyarakat dapat merayakan hari besar keagamaan dengan penuh kedamaian, menjaga persatuan, serta memperkuat nilai kebersamaan di tengah keberagaman.
Herlan gondrong






