BATURAJA, TERANEW.id – Komitmen Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) dalam meningkatkan kualitas infrastruktur daerah kembali membuahkan hasil. Melalui upaya koordinasi dan penjemputan anggaran ke pemerintah pusat, Bupati OKU H. Teddy Meilwansyah, S.STP., M.M., M.Pd., berhasil mendorong realisasi perbaikan ruas jalan penghubung Desa Tanjung Kemala menuju kawasan RSS Sriwijaya, Kelurahan Sekar Jaya, Kecamatan Baturaja Timur.
Pembangunan jalan yang selama ini dinantikan masyarakat tersebut mendapat dukungan anggaran dari pemerintah pusat melalui APBN Tahun Anggaran 2026, dengan nilai kontrak mencapai Rp10.583.000.000 atau lebih dari Rp10,58 miliar.
Kepastian pelaksanaan proyek tersebut diketahui saat Bupati OKU bersama perwakilan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) meninjau langsung lokasi pekerjaan pada Selasa (3/11/2026).
Berdasarkan informasi yang disampaikan, pekerjaan rekonstruksi jalan menggunakan konstruksi asbuton itu mencakup panjang sekitar 1,73 kilometer dari total panjang ruas 1,965 kilometer, dengan lebar jalan utama 4,5 meter serta penambahan bangunan pelengkap dan penyesuaian bahu jalan sesuai kebutuhan lapangan.
Bupati OKU Teddy Meilwansyah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto serta Kementerian PU atas perhatian dan dukungan pemerintah pusat terhadap pembangunan infrastruktur di Kabupaten OKU.
Menurutnya, realisasi pembangunan tersebut merupakan hasil sinergi dan komunikasi antara pemerintah daerah dengan pemerintah pusat, khususnya melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD).
“Hari ini kami meninjau langsung titik nol pengerjaan ruas jalan yang memang sudah lama dinanti-nanti masyarakat, khususnya warga RSS Sriwijaya dan warga Desa Tanjung Kemala,” ujar Pak Teddy.
Ia menjelaskan, keberadaan ruas jalan tersebut memiliki fungsi strategis dalam menunjang mobilitas masyarakat, termasuk para tenaga pendidik, pekerja perkebunan, serta warga yang setiap hari melakukan aktivitas antarkawasan.
Selama ini, masyarakat dari kawasan RSS Sriwijaya yang hendak menuju Palembang maupun sejumlah wilayah lainnya di Kabupaten OKU harus menempuh jalur memutar melalui pusat Kota Baturaja.
Dengan adanya peningkatan infrastruktur tersebut, diharapkan akses transportasi menjadi lebih singkat, efisien, dan mampu mendukung kelancaran aktivitas serta pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Bupati juga mengimbau masyarakat agar bersabar selama proses pengerjaan berlangsung. Ia secara khusus mengingatkan pihak kontraktor supaya tidak hanya mengejar target penyelesaian, tetapi benar-benar memperhatikan mutu dan kualitas pekerjaan.
“Kita jangan hanya bangga karena pengerjaannya cepat selesai, tetapi banggalah jika jalan ini nantinya bisa bertahan lama dan dirasakan manfaatnya dengan baik oleh masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, perwakilan BBPJN Kementerian PU, Hastina Wati, menjelaskan bahwa nilai kontrak pekerjaan telah disetujui dengan target pelaksanaan fisik sekitar 60 hari kalender.
Ia menyebutkan, panjang efektif jalan yang direkonstruksi mencapai 1,73 kilometer di luar jembatan, dengan lebar badan jalan 4,5 meter. Selain itu, pekerjaan juga mencakup pembangunan bangunan pelengkap jalan serta penyesuaian lebar keseluruhan hingga sekitar 5–6 meter sesuai ruang milik jalan (ROW) dan kondisi bahu jalan.
Harapan Baru bagi Masyarakat
Realisasi pembangunan ruas jalan Tanjung Kemala–RSS Sriwijaya ini menjadi salah satu langkah penting dalam pemerataan pembangunan infrastruktur di Kabupaten OKU.
Dukungan anggaran pusat melalui APBN menunjukkan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat memiliki peran penting dalam mempercepat pembangunan, terutama terhadap ruas jalan yang membutuhkan penanganan dengan pembiayaan besar.
Masyarakat kini menaruh harapan agar pekerjaan tersebut dapat diselesaikan tepat waktu, sesuai spesifikasi teknis, serta mengutamakan kualitas sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Sebab, pembangunan infrastruktur bukan sekadar menghadirkan jalan yang mulus, melainkan membuka akses, memperpendek jarak tempuh, memperlancar aktivitas ekonomi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
(Herlan gondrong)
















