Tanamkan Etika Digital Sejak Dini, SDN 21 OKU Nobar Film “Cyberbullying” di City Mall Baturaja

Baturaja, TERANEW.id —OKU, Komitmen menanamkan kesadaran akan pentingnya etika digital sejak usia dini terus diperkuat di lingkungan pendidikan. Salah satunya ditunjukkan oleh SD Negeri 21 Ogan Komering Ulu (OKU) melalui kegiatan nonton bareng (nobar) film bertema Cyberbullying yang digelar di bioskop lantai dua City Mall Baturaja, Rabu (6/5/2026).

 

Bacaan Lainnya

 

Kegiatan edukatif yang dimulai pukul 08.30 WIB sampai dengan selesai, ini diikuti oleh siswa kelas I hingga kelas VI. Meskipun bersifat sukarela, antusiasme peserta terlihat tinggi. Para siswa hadir dengan penuh semangat, didampingi guru dan Kepala Sekolah, Tinlaini, S.Pd.I. Sejumlah orang tua juga turut mengantar anak-anak mereka hingga ke lokasi kegiatan.

 

 

Kepala SDN 21 OKU, Tinlaini, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada siswa mengenai bahaya perundungan di dunia digital, sekaligus menanamkan sikap bijak dalam penggunaan teknologi dan media sosial.

 

 

“Melalui film ini, anak-anak diharapkan mampu memahami dampak negatif dari cyberbullying serta belajar membangun perilaku positif dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Tinlaini.

 

Ia menegaskan bahwa program tersebut tidak bersifat wajib, melainkan sebagai alternatif kegiatan edukatif yang dapat diikuti siswa sesuai minat, tanpa adanya paksaan. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan pihak sekolah dalam mendukung pencegahan perundungan di kalangan anak, sejalan dengan imbauan Kapolri.

 

 

“Alhamdulillah, melalui edukasi ini kami berharap ke depan anak-anak semakin memahami pentingnya etika digital dan mampu menjadi pribadi yang lebih baik,” tambah tinlaini.

 

 

Selama kegiatan berlangsung, para siswa tampak tertib dan antusias. Mereka berbaris rapi saat memasuki ruang bioskop serta mengikuti jalannya pemutaran film dengan penuh perhatian. Suasana nobar berlangsung hangat dan menyenangkan, diselingi canda tawa namun tetap kondusif.

 

 

Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga media pembelajaran yang efektif dan menyenangkan dalam membentuk karakter siswa, khususnya dalam memahami etika berinteraksi di era digital.

 

(Herlan Gondrong)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *