Sekolah Rakyat Terintegrasi Pertama di OKU Disiapkan di Kedaton, Pembangunan Ditargetkan Januari 2027

Baturaja_OKU, TERANEW.id — Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, bersiap merealisasikan pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi di Desa Kedaton, Kecamatan Kedaton Peninjauan Raya (KPR).

 

Bacaan Lainnya

Rencana tersebut menjadi langkah penting dalam memperluas akses pendidikan masyarakat, khususnya bagi warga di wilayah Kecamatan KPR. Jika terealisasi, fasilitas ini akan menjadi Sekolah Rakyat Terintegrasi pertama di Kabupaten OKU.

 

Kepastian lokasi pembangunan mengemuka setelah Pemerintah Desa Kedaton menggelar musyawarah desa. Dalam forum tersebut, masyarakat menyepakati hibah lahan seluas 7,5 hektare yang berada di sekitar kawasan perkantoran desa untuk mendukung pembangunan sekolah.

 

Kepala Desa Kedaton, Muhammad Endang, mengatakan dukungan masyarakat terhadap rencana pembangunan tersebut cukup tinggi. Lahan yang disiapkan saat ini masih berupa kawasan berhutan dan terdapat sejumlah pohon berukuran besar.

 

“Kami sudah melakukan musyawarah desa. Alhamdulillah, antusias masyarakat tinggi. Lahan seluas 7,5 hektare sudah dihibahkan di dekat perkantoran,” ujar Endang saat bersilaturahmi dengan Bupati OKU di Rumah Dinas Bupati OKU, Senin (21/9/2026).

 

Pemkab OKU Siapkan Persyaratan Lahan

Bupati OKU H. Teddy Meilwansyah mengatakan pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi tersebut merupakan peluang bagi masyarakat, khususnya di Kecamatan KPR, untuk memperoleh akses terhadap fasilitas pendidikan.

 

Menurut Teddy, Pemkab OKU sebelumnya telah menyiapkan alternatif lokasi pembangunan di sekitar kawasan belakang perkantoran pemerintah daerah. Namun, lokasi tersebut dinilai belum memenuhi kebutuhan sehingga pemerintah kemudian mencari alternatif lokasi lainnya.

“Alhamdulillah pihak Desa Kedaton mau menghibahkan lahan,” kata Teddy.

 

Teddy menjelaskan, pembangunan fisik sekolah direncanakan menggunakan anggaran dari APBN. Sementara pemerintah daerah bersama pemerintah desa bertanggung jawab mempersiapkan lahan serta melengkapi berbagai dokumen administrasi yang menjadi persyaratan pembangunan.

 

Saat ini, Pemkab OKU masih melakukan sejumlah tahapan administrasi, termasuk proses sertifikasi lahan. Kelengkapan legalitas dan administrasi tersebut diperlukan untuk memenuhi persyaratan dari kementerian terkait sebelum pembangunan dapat dilaksanakan.

 

Ditargetkan Mulai Dibangun Januari 2027

Apabila seluruh tahapan administrasi dan persyaratan pembangunan telah terpenuhi, pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi tersebut ditargetkan mulai dilaksanakan pada Januari 2027.

 

“Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang sudah mendukung program ini dengan menghibahkan lahan kepada pemerintah. Insyaallah, Januari 2027 akan dimulai pengerjaannya,” ujar Teddy.

 

Pemkab OKU berharap keberadaan Sekolah Rakyat Terintegrasi nantinya tidak hanya memperluas akses pendidikan, tetapi juga dapat memberikan dampak positif terhadap perkembangan wilayah sekitar.

 

Dengan hadirnya fasilitas pendidikan tersebut, aksesibilitas masyarakat di Kecamatan KPR diharapkan semakin berkembang, sekaligus membuka peluang tumbuhnya aktivitas ekonomi baru di kawasan Desa Kedaton dan sekitarnya.

 

Dalam pertemuan tersebut, Bupati OKU didampingi sejumlah pejabat daerah, di antaranya Kepala Dinas Sosial Iwarman, Kepala Dinas Kominfo Mirdaili, Kepala Dinas Pendidikan Kadarisman, Sekdin Bapelitbangda Hanom Setiawan, Sekdin Dinsos Halim, serta Camat KPR Jaka Atmajaya.

 

(Herlan gondrong)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *